Showing posts with label pelajaran. Show all posts
Showing posts with label pelajaran. Show all posts

Wednesday, May 13, 2015

Contoh Teks Deskripsi Tentang Hewan

Siamang di Taman Satwa Taru Jurug
Teks Deskripsi Bahasa Indonesia
Teks Deskripsi

Siamang yang berada di Taman Satwa Taru Jurug ini berbeda dengan Siamang pada umumnya. Hewan yang terancam punah ini terlihat sangat agresif. Ia nampak terganggu dengan kehadiran para pengunjung. Ia terus meloncat dan bergelantungan kesana-kemari saat ada pengunjung yang mendekatinya.

Badannya kurus namun tinggi. Seluruh tubuhnya hampir ditutupi dengan rambut lebat, kecuali wajah, telapak tangan dan telapak kaki. Rambut yang menutupi tubuh Siamang ini berwarna hitam agak kecoklatan. Siamang ini memiliki hidung dan telinga yang kecil. Ia mempunyai lengan tangan yang panjang. Kakinya lebih pendek dibandingkan dengan lengan tangannya. Lengan tangan nan kuat membantu ia untuk bergelantungan di dahan pohon dan tali yang ada di dalam kandangnya. Matanya gelap sedikit kemerahan serta agak berair. Matanya menatap tajam kepada pengunjung yang datang menghampirinya. Seakan-akan ia tidak suka dikunjungi. Hal ini nampak ketika ada orang yang mencoba mendekati kandangnya, ia mengeluarkan suara yang nyaring nan keras. Pada leher hewan herbivora ini terdapat seperti kantung suara yang akan mengembang besar ketika ia mengeluarkan suara. Kantung suara ini berfungsi untuk membuat pita suara Siamang lebih keras. Suaranya terdengar hingga ratusan meter. Di alam liar, Siamang mengeluarkan suara sebagai pertanda kalau ada bahaya yang mengancam kelompoknya. Biasanya Siamang mengeluarkan suara selama 5-10 menit. Dan akan berhenti setelah bahaya berlalu.

Kandang hewan yang dilindungi pemerintah ini sangat tidak terawat. Kawat besi yang digunakan sebagai dinding sudah berkarat. Atap yang terbuat dari seng itupun sebagian ada yang bocor. Di lantai terdapat kotoran dari Siamang yang berserakan dimana-mana. Sudah pasti hal ini menimbulkan bau yang cukup menyengat. Bak penampungan air minum hewan primata ini juga kotor. Nampaknya air minum Siamang ini tidak diganti selama beberapa hari. Makanan, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran berserakan dilantai. Di dalam kandang terdapat tali dan sedikit dahan pohon yang dibentuk sedemikian rupa agar mirip dengan alam liar habitat asli dari primata ini. Namun, dengan maksud agar mirip dengan alam liar malah terlihat seperti penjara bagi Siamang. Siamang ini tidak sepantasnya berada di kandang tersebut.

Diatas merupakan salah satu contoh Teks Deskripsi Bahasa Indonesia kelas X (10). Adapun mengenai salah satu hewan di Kebun Binatang Jurug, Solo, Jawa Tengah. Di dalam Kebun Binatang Jurug terdapat banyak sekali hewan. Namun, saya memilih Siamang ini karena unik.
Kumpulan Teks Deskripsi, Text Description, Teks Deskripsi mengenai hewan di kebun binatang, tumbuhan, harimau, kucing, rusa, komodo, sapi, anjing, dan hewan langka, unik, aneh, Contoh Lengkap Teks Deskripsi Bahasa Indonesia Sastra Kelas X Semester 2, Tek Deskripsi Laporan, Umum, Khusus
Url : http://www.goestiqball.com/2015/05/contoh-teks-deskripsi-tentang-hewan.html

Thursday, March 26, 2015

Jenis-Jenis Wacana Bahasa Jawa Lengkap

Wacana Bahasa Jawa

Jenis - Jenis Wacana Bahasa Jawa Lengkap. Wacana Basa Jawa ana lima. Naratif, Deskriptif, Eksposisi, Argumentasi lan Persuasi. Kalimat Basa Jawa.


1. NARATIF (NYRITAKAKE)

Wacana naratif yaiku wacana kang mbudidaya nyritakake prastawa utawa kedadeyan kaya-kaya wong kang maca nyekseni dhewe utawa ngalami dhewe prastawa mau. Utawa wacana kang nyritakake kanthi cetha rerangkening tumindak ing sajroning prastawa, kang winates ing sajroning wektu.

Wacana narasi ana werna loro :

Narasi ekspositoris = wacana kang mung menehi katrangan lugu / apa anane. Upamane : Siswa nyritakake kedadeyan ing njero kelas nalika piwulang Basa Jawa. Utawa : Jeksa nyritakake kedadeyan rajapati ing pengadilan.
b. Narasi sugestif = wacana kang ngracik kanthi runtut nganti bisa nggugah pangangen-angene wong kang maca. Tuladha :Dongeng (Abu Nawas), Roman, Novel, Cerkak, lsp.

BEDANE:



NARASI EKSPOSITORIS
NARASI SUGESTIF
Njembarke wawasan / pangerten
Mbeberke makna    kang sinandi
Mbeberke katrangan bab prastawa
Nguripke pangangen-angen (imajinasi)
Adhedhasar nalar supaya padha sarujuk
Nalar mung kanggo          nggayuh surasa (makna), yen perlu          nalar dilirwakkke.
Basa informatif, tembunge denotatif
Basa figuratif, tembunge konotatif


2. DESKRIPTIF (NGAMBARAKE)
Yaiku wacana kang nggambarke kanthi cetha salah sawijining kahanan (obyek), obyek mau kaya-kaya ana ngarepe wong kang maca.

3. EKSPOSISI (NYRITAKAKE PROSES)
Sajroning wacana eksposisi dibeberake anane analisa proses nganggo cara narasi. Narasi kang mangkono mau diarani narasi ekspositoris / narasi teknis, awit ancas kang tinuju titise katrangan ngenani sawijining prastawa kang dibeberke. Dadi ancase padha karo eksposisi yaiku njembarake pangertene uwong.
Tuladha : Carane gawe sabuk kulit, Tas kulit, lsp.

4. ARGUMENTASI (PANEMU)
Yaiku wacana kang mbudidaya kanggo ngowahi penemune wong liya, supaya percaya lan wusanane tumindak jumbuh karo kang dikarepake penulis / kang ngomong.

5. PERSUASI
Persuasi karo argumentasi meh padha, awit padha-padha mbudidaya supaya percaya antarane siji lan sijine kang lagi rembugan.
Nanging satemene ana bedane yaiku :

ARGUMENTASI
PERSUASI
Mbudidaya mbeberke buktiyen panemune kang nulis / celathu iku bener.
Mbudidaya supaya pada sarujuk
Proses tumuju kesimpulan.
Proses supaya wong percaya lan bisanampa apa kang dikarepaake kang nulis / celathu.
Kahanan rangu-rangu / dredah bab kang dianggep bener.
Tansah ngendhani dredah.


Judul : Jenis-Jenis Wacana Bahasa Jawa Lengkap
Url : http://www.goestiqball.com/2015/03/jenis-jenis-wacana-bahasa-jawa-lengkap.html

Saturday, March 14, 2015

Kumpulan Naskah Stand Up Comedy Berbagai Tema

Kumpulan Naskah Stand Up Comedy Berbagai Tema

Kumpulan Naskah Stand Up Comedy Berbagai Tema. Stand Up Comedi adalah salah satu genre profesi melawak yang pelawaknya (kadang disebut komika, bahasa Inggris: comic) membawakan lawakannya di atas panggung seorang diri, biasanya di depan pemirsa langsung, dengan cara bermonolog mengenai sesuatu topik. Orang yang melakukan kegiatan ini disebut pelawak tunggal (bahasa Inggris: stand-up comedian), komik, atau komik berdiri (komik tunggal). Lawakan mereka biasanya direkam dan kemudian dijual menjadi melalui DVD, internet, atau televisi.

Komedi tunggal biasanya dilakukan oleh satu orang (ada juga yang berbentuk grup), membawakan materi yang original atau dibuat sendiri (ada juga yang membawakan lawakan umum), dan biasanya dilakukan di kafe - kafe. Orang yang melakukannya dinamakan Stand Up Comedian, Stand Up Comic, atau hanya disebut Comic. Biasanya para Comic membawakan materi mereka dengan gaya monolog, walaupun ada beberapa jurus yang mengharuskan mereka berinteraksi dengan penonton.

Genre ini biasanya dibandingkan dengan lawakan berkelompok (grup lawak), seperti grup Srimulat dan Warkop DKI dari Indonesia, atau Monty Python dari Inggris. Naskah Stand Up Comedy Sangat Lucu.

Berikut Contoh-contoh naskah stand up comedy:

Naskah Stand Up Comedy Tema Indonesia

Kenali nama gua ....., gua anak kedua dari dua bersaudara. Saat ini isteri masih satu, gak boleh nambah lagi. Dan gua bersyukur saat ini sudah dikaruniai dua orang anak. Anak pertama lahir diluar pernikahan, ya iyalah kalo lahir dalam pernikahan nanti repot sama tamu undangan.

Pemilu di Indonesia, selalu identik dengan persaingan sengit. Tapi gue jujur, miris sekali banyak kampanye hitam yang menyebar di media sosial kayak Twitter, Facebook, dan Youtube. Misalkan waktu itu gue denger artikel yang bilang kalau Jokowi itu pendukung Israel, oke mungkin aja waktu itu Jokowi mendukung Israel saat tanding sepakbola. No problem kalau itu, lalu gue denger lagi Jokowi anak buah Obama, wah ini udah gak masuk akal. Lalu muncul lagi Jokowi anggota teroris, kenapa gak bilang aja sekalian Jokowi anggota Men in Black, atau anggota Decepticons, atau jangan-jangan Jokowi itu musuhnya Ultraman.

Oke, daripada nanti ribut gua gak ngomong tentang pilpres. Tapi gua bakal ngomongin soal dunia politik di Indonesia. Semua partai politik selalu bilang partai mereka anti-korupsi padahal partai-partai berkuasa adalah partai dengan angka korupsi tertinggi. Sampai-sampai ada partai yang bilang "Partai kami memang korupsi, tapi tak separah partai lain". Sisi positifnya mereka ngaku, tapi sisi negatifnya mereka semua korupsi. Tapi, mau korupsi kecil atau besar sama-sama korupsi donk, betul? Kalau begitu, gua bisa bilang "mama aku selingkuh, tapi cuma sedikit".

Banyak orang ingin jadi politisi, padahal gaji politisi gak begitu besar. Gajinya kecil tapi tunjangannya yang besar, sekitar 50 juta. Bagi gua itu kecil, tapi bagi lu itu gede banget. Gaji 50 juta gak bakal cukup buat beli mobil sport, rumah mewah, atau jet pribadi. Tapi kenapa mereka punya? katanya gak korupsi? Wajarlah mereka tidak mengaku, kalau mengaku mungkin yang digantung di Monas sudah banyak.

Menurut gua, pemerintah kita itu gaya kerjanya kurang realistis. Jakarta banjir dan muncul wacana buat mindahin Ibukota. Lho ada masalah kenapa pindah? Gua ada masalah sama isteri gua, yaudah gua ganti isteri aja. Terus kita tau ada masalah Bank Century, banyak sekali masalahnya. Yaudah kita ganti nama Bank Century jadi Bank Mutiara. Berarti kalau gua punya hutang gede lalu ditagih, "Mas ....., hutang lu udah nunggak, bayar sekarang" lalu gua jawab, "Ohh tidak bisa, nama saya bukan ..... lagi, nama gua ....."

Di Indonesia masalah ekonomi sudah sangat parah. Ada yang terlalu kaya ada yang terlalu miskin. Suatu saat gua bertemu teman gua yang kaya punya anjing. Lu bayangin, tuh anjing harga makanannya aja bisa 800 ribu per bulan. Malah anjing dipakein baju, itu gak berperikeanjingan bro.

Sumber : http://cronosal.blogspot.com/2014/07/naskah-stand-up-comedy-tema-indonesia.html

Naskah Stand Up Comedy Tema Mantan

Gw kangen sama masa kecil gw.
Waktu SD hobi gw baca majalah bobo
SMP hobi gw baca majalah gadis
SMA hobi gw bobo sama gadis…

Jadi komika itu susah yah, dituntut harus lucu, gw mah mana ada lucu-lucunya…
Paling lucu juga pas gw dapet musibah. ya pas diputusin pacar, gw galau, baru deh pada ketawa…

Jadi komika tuh susah, apalagi ketemu sama yang namanya blank… haduh otak jadi pagujud…

Menurut gw, stand up itu sama kaya cowo lagi dikamar mandi…
Sama sama suka blank kalo lagi megang mic…
kalo komika, blank gk inget materi…(act out)
kalo dikamar mandi blank megang mic yang bawah (act out)

ini mic yang gw pegang anget yah… mirip yang gw pegang dikamar mandi…
ya bedanya ini mah gak bisa ngcroot aja,,,

dulu gua tuh punya pacar yah… pacar gua tuh cantik, pinter, berani…
iya berani, berani mutusin gua. Dan sekarang berani pacaran depan gw… gila berani banget…

oh itu mantan yah…
ngelupain mantan gak segampang ngflash keran toilet… kecewes kecewes hilang dan berlalu… ngelupain mantan tuh kaya cebok pake batu bata…
besrih kagak sakit iya… ceboknya dipantat sakitnya disini nih (megang dada)

cari pacar tuh jangan yang lebay yah. Mutusihnya susah… ribet, marah marahnya ngejijiin…
cewek : sayang, kenapa kamu selingkuhin aku… kamu tuh gak pernah ngertiin perasaan aku (act out lebay) ribet banget yah… tapi gw punya jawaban yang pas kalo ditanya kaya gitu…
(act out)
cewek :sayang kenapa kamu selingkuhin aku ?
gw : maaf sayang kamu diciumnya udah gak enak lagi… hahahaha

Sumber : http://agungm93.blogspot.com/2014/08/naskah-stand-up-comedy-tema-mantan.html

Naskah Stand Up Comedi Tema Ringan

Selamat pagi, siang atau malam.... – tergantung waktunya
Perkenalkan nama saya siapa....
Kali ini saya akan mengambil tema yang ringan aja yaitu tentang kapas. Soalnya kalo ngambil tema besi baja terlalu berat.
Mungkin para sobat ada yang berpikir: Kalo kapasnya sekontainer kan berat juga.
Tepat sekali! Jalan pikiran sobat sangat jauh. Cocok untuk menikmati joke cerdas para comic. Karena konon bin katanya, materi stand up comedy yang baik itu harus cerdas. Harus bisa memancing penonton bermain logika untuk ketawa. Jangan sampai pemirsa diajak main gaple atau domino.
Kan bahaya itu. Bisa ditangkap polisi.
Ini polisi beneran bro... Bukan polisi tidur.
Ngomongin tentang kapas, saya teringat dengan bantal. Bantal saya terbuat dari kapas. Gulingnya juga. Kasurnya juga. Tapi kecoanya tidak.

(Nungguin, kali aja ada yang ketawa. Katanya comic yang baik harus kasih kesempatan audiens untuk ketawa dulu. Tapi sayangnya gak ada yang ketawa...)

Gara-gara males bersihin bantal, banyak kecoa di kamar saya. Kecoa dari seluruh dunia pada ngumpul semua. Gokil banget tuh kecoa. Emang kamar saya markas PBBK?
Tahu singkatan dari PBBK? Persatuan Bangsa-Bangsa Kecoa

(Alhamdulillah, ada beberapa penonton yang ketawa) Yang ketawa berarti salah satu anggotanya hahaha...

Selain kecoa, makhluk ngeselin lainnya yang suka  nyelempit di bantal kasur kapas adalah kutu busuk. Cuma satu sih... Tapi temennya banyak.
Parah banget tuh kutu. Udah dikasih minyak seliter, tetep aja baunya busuk. Udah gitu bikin mama saya... cie... panggil mama – biasanya panggil emak. Mama saya marah banget karena minyak gorengnya ilang seliter.
Mama teriak, “siapa yang ambil minyak goreng mama?”
Ya saya jawab, “kutu busuk, Ma...”
Terang aja mama tambah sewot. Mama bilang, “Kutu busuk kepala gondrong? Dasar kutu kupret!”

Hadew.. parah... (sambil garung-garuk kepala dan ngelirik rambut gondrong)

Kembali soal kapas...
Kapas itu melambangkan kemakmuran. Lihat aja di lambang garuda pancasila. Di sila kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia, dilambangkan dengan gambar padi dan kapas. Kenapa gak diganti kecoa dan kapas ya?
Atau kutu busuk dan kapas?
Kan yang suka tidur di atas kasur kapas itu kutu busuk?
Iya kan? Mana ada padi di atas kasur?
Gak percaya?
Coba periksa kasurnya. Tak bakalan nemui padi deh. Yang pasti ada itu kutu busuk... plus kecoa.

Uff.... (ambil napas panjang. Lumayan groginya udah mulai berkurang).

Kemaren di kasur kapas saya ada pergulatan seru. Maaf, ini bukan cerita parno. Jangan berpikir ngeres lho ya.
Iya, pergulatan seru antara kutu busuk dan kecoa. Mereka berebut untuk duduk di atas kursi..., sorry maksudnya kasur kapas. Kalo yang berantem rebutan kursi sih di senayan...

Lho, kok saya ngomongnya ngelantur ke urusan politik sih? Hehehe...(ketawa. Salah satu trik untuk menguasai panggung dan menutupi pada saat lagi “blank”. Kata Raditya Dika sih oke, wajar. Kata Om Indro Warkop DKI: Terusin aja biar dapat kompor gas)

Tapi ada benernya juga sih...
Antara rebutan kursi dan rebutan kasur itu cuma beda tipis. Sama-sama ada kapasnya.
Sama kayak kutu busuk dan kecoa di kasur saya. Mereka bergelut seru berebut kasur
Kata kecoa : “Ini kasur saya.”
Kutu busuk bilang : “Bukan. Ini kasur saya.”
Tiba-tiba ada tikus datang dan membentak :”Diam...!! Kenapa kalian ribut? Ini kasur saya!”
Kecoa dan kutu busuk terdiam. Kecoa merayap lunglai lalu tidur di guling kapas. Kutu busuk merayap lunglai lalu tidur di bantal kapas.

Saya juga merayap lunglai lalu tidur di atas lantai.

Oke, saya siapa...
Terima kasih, Selamat pagi siang atau malaaam.........!!

Sumber : http://republik-gondes.blogspot.com/2015/01/naskah-stand-up-comedy-koplak-terbaru.html

Naskah Stand Up Comedy Tema Peribahasa

Halo semua, pa kabar? Baik? Alhamdulillah. Pada kesempatan kali ini aku akan cerita tentang salah satu kekayaan budaya kita yang berasal dari budaya Melayu, yaitu peribahasa. Ada yang masih ingat pelajaran bahasa Indonesia tentang peribahasa di sekolah? Ingat kembali dong yaa..oke?

Memang benar itu peribahasa tak kenal maka tak sayang. Dulu waktu  SD, peribahasa itu sekadar pelengkap pelajaran yang menyebalkan. Bayangkan saja, untuk bisa tahu arti peribahasa yang nantinya keluar di ujian, aku sampai bela-belain menghapal 1001 peribahasa di buku warna ijo. Gak berhasil sampai seribu satu, sih. Tapi setidaknya ada beberapa yang nyantol di otak. Ternyata asik juga. Dan belum lama aku sadari kalau ternyata ajaran yang ada di peribahasa itu banyak yang dilanggar.

Ada peribahasa bulat air di pembuluh, bulat kata di mufakat. Ini tentang musyawarah. Musyawarah dengan hasilnya kata mufakat. Zaman sekarang, apalagi di forum dewan yang terhormat, mana ada itu mufakat? Semua pihak memperjuangkan kepentingannya sendiri-sendiri. Dan kalau sudah deadlock, akhirnya voting. Voting ini bukan mufakat karena yang suaranya lebih sedikit terpaksa mengalah. Harusnya, yang terpaksa mengalah itu pun mengakui keputusan itu sebagai keputusan yang disetujuinya usai musyawarah. Tapi faktanya tidak. Jadi, baiknya para anggota dewan yang terhormat itu sebelum dilantik perlu diberi kuliah matrikulasi tentang peribahasa.

Ada lagi peribahasa lubuk akal tepian ilmu. Artinya, orang yang pandai dan bijak lah tempat orang bertanya dan menimba ilmu. Lah, sekarang? Masalah korupsi ditanyakan pada pelawak. Apa iya pelawak paham korupsi atau pelaku korupsi? Eh, iya ada. Tukul Arwana itu, contoh pelawak yang korupsi. Pernah dan sering dia mengatakan kalau acaranya disaksikan sekian milyar triliun pemirsa di seluruh dunia. Lah, penduduk dunia itu berapa sih? Tapi Tukul memang cerdas, sih. Kalau dikomplain dia akan bilang, “Lah, kan termasuk penduduk yang tidak kasat mata, seperti tuyul, genderuwo sama kuntilanak. Belum lagi makhluk-makhluk Tuhan seperti kecoa, cicak, kelelawar, burung hantu, kutu kupret,  dan sebangsanya.”

Ngomomg-ngomong, nih. Ada satu peribahasa yang aku yakini tepat. Ini terjadi dalam hidupku. Peribahasa itu berbunyi “Asam di gunung, garam di laut, bertemu dalam satu belanga“. Ini soal jodoh. Aku dan istriku berasal dari daerah berbeda, akhirnya ngumpul di satu rumah sebagai suami-istri. Nah, yang kupikir tepat itu, jodoh dianggap masakan, sementara suami dan istri itu ibarat sumber bumbunya. Jadi salah satu berfungsi sebagai pohon asam, satunya lagi lautan. Nah, kalau dipikir-pikir dalam rumahtangga kami itu, aku yang jadi pohon asam, istriku lautannya. Aku yakin itu. Alasannya? Masakan istriku bisa diukur dari salinitasnya. Hehe.. iya..diukur kadar garamnya. Wah, kalau dikaitkan dengan ilmu bumi, masakannya serasa laut mati. Orang aja ngapung di sana saking asinnya. Jadi kalau melihat sayur lodeh ada potongan terong ngapung, menurut pikiranku bukan karena massa jenis terong itu lebih kecil daripada massa jenis kuah sayurnya, tetapi karena saking asinnya. Anehnya, istriku gak merasa masakannya itu keasinan. Ya iyalah, orang dia agen garamnya. Vote keasinan justru dianggapnya pengingkaran atas kebenaran hakiki.

Responku sih biasa, sajalah. Ketemu sayur keasinan, aku pasang tampang asem.. Wajar, dong. Lah aku kan pohonnya..

Sekian dari saya, terimakasih semuanya.

Sumber : http://hiburan.kompasiana.com/humor/2014/08/09/naskah-stand-up-comedy-peribahasa-672332.html

Kumpulan Naskah Stand Up Comedy yang Lucu - Admin sudah banyak share artikel tentang Naskah Stand Up Comedy. Siapa sih yang gk tau Stand Up Comedy?, orang tampil di panggung seorang diri dengan memberikan cerita jokes/lawakan yang bisa membuat orang lain tertawa. Stand Up Comedy sudah ada statisiun televisi swasta yang megadakan Kompetisi Stand Up Comedy Indonesia yang disingkat menjadi SUCI yang kini sudah mencapai Season 4.Admin akan memberikan sedikit Jokes contoh Stand Up Comedy yang singkat. Jokes ini admin dapat dari Grub Stand Up Comedy (Battle Of Comic With Amatir). Anda bisa bergabung di grub itu, untuk sharing dan memberikan Jokes disana.

Naskah Stand Up Comedy Singkat Tema Selera

 "Selera cewe sugali tuh unik..
Tadi dia sebut mw cewe yang BH nya lengan panjang..
Jangan-jangan kancutnya belah tengah..
Mukanya mohawk..
BUSEET..
Ini Orang ape Jenglot..
Gal..
Nyari cewe jangan yang se alam napah..

Selera cewe jaman sekarang tuh aneh..
Bajulah di kecilin..
Celana di pendekin..
Muka di jelekin..
Udah jelek idup lagi..

Terus pake aksesoris Behel..
Mending yang mahal..
Ini yang 10rebu 3..
Di buat pake kawat ama sisa potongan batu akik..
itu pas ciuman nyangkut kaya layangan..

Kalo selera cewe gua beda ama gali..
Yang muslimah..
Hatinya istiqomah..
Di sentil geli-geli basah..

Wanita selera gua yang pasti berjilbab..
Aurat tertutup..
Terus ada tulisan..
Wahana di buka jam 20:00 sampai 24:00..
Ini cewe ape pasar malem..

Gua ini adalah contoh lelaki selera para wanita ya..
Muka ganteng..
Badan atletis..
Pake BH lengan panjang..
Ini mengapa wanita Tergila-gila ama gua..
Pas ngeliat gua mereka langsung ikut gila..
BHnya ikut di pasang di luar..

Neng kopi atu..
Dua..
Tiga..
Dor..
Aduh aku kaget..
(BY : Ferry Radiansyah)

Naskah Stand Up Comedy Singkat Tema Gosip

Jujur,gua ini sering bget di gosipin ama ibu2..
Katanya gua ini suka mabok,suka judi,suka cowok..
Ini ibu2 sok tau bget..
Padahalkan itu semua bener..

Digosipin kaya gitu gk enak bget yak..
Ibarat kata kaya sayur tanpa garam..
Jadi gua tetesin aja ingus gua..
Biar berasa rasa asinnya..

Walaupun gua digosipin katanya suka ama cowok..
Tapi sebenernya gua ini masih suka cewek.Serius..
Minimal ceweknya yang putih,rambutnya panjang,brewokan lagi..

Gua ini gk suka kalo ada yng ngegosip..
Apalagi kalo gosipnya kurang hot...

Sebenernya tiap gua bawa cewek itu selalu dikatain tetangga..
"tumben,bawa cewek di,biasanya lu bawa cowok"
asu bget kan tetangga,
ternyata dia tau,kalo gua masih
suka ama cowok..
Apalagi yang brewokan..

Udah ah..
Bodo amatlah.. (BY : Adi Astatia)

Sumber : http://sebilasinpo.blogspot.com/2014/11/kumpulan-naskah-stand-up-comedy-yang.html
Kumpulan naskah stand up comedy singkat, standup comedi lucu, stand up comedy yang lucu, naskah-naskah stand up comedy yang lucu tema cinta, remaja, motor, tema perpisahan, mobil, pelajaran, tema sekolah, kelas, Tema Indonesia, perpisahan, menghina, mengejek, sindiran

Thursday, March 12, 2015

Klasifikasi Kingdom Animalia/Dunia Hewan Lengkap


Dhika-Share | Klasifikasi Kingdom Animalia/Dunia Hewan Lengkap. Klasifikasi ilmiah binatang adalah sangat rinci, sarat subjek kajian Latin. Jika Anda tertarik dalam klasifikasi kerajaan hewan, Anda telah datang ke tempat yang tepat. Informasi dalam artikel ini pasti akan membantu Anda membuat gambaran untuk anak kecil Anda tentang klasifikasi berbagai spesies hewan di bumi. Yang seharusnya membantu dia belajar untuk mengidentifikasi berbagai hewan yang berkeliaran di Bumi ini.

Klasifikasi Kerajaan Hewan bukanlah pekerjaan mudah, adalah daftar yang sangat panjang yang terdiri dari berbagai kelas dan sub kelas, yang semuanya diberi nama dalam bahasa Latin. Klasifikasi Kingdom Animalia dibedakan antara filum atau kelas yang pada gilirannya bercabang menjadi sub kelas atau subphylum. Mari kita memulai perjalanan klasifikasi Kingdom Animalia dengan mencoba untuk mengklasifikasikan semua binatang mulai dari mikroorganisme bersel satu sampai organisme multi-sel yang sangat kompleks. Ini pasti tidak akan mudah untuk menangkap 3,5 miliar tahun evolusi dalam satu artikel kecil, tetapi mari kita mencobanya. Usaha saya mengkategorisasi ini akan membantu Anda dengan dasar-dasar, yang ingin Anda atau anak Anda tahu. Cobalah untuk tidak membingungkan dia dengan terlalu banyak Latin, dengan mengenali semua binatang dan itu sudah cukup untuk membuat Anda bangga.

Harap dicatat bahwa ini artikel ‘klasifikasi hewan’ hanya akan menjelaskan filum utama dan bukan kelas, ordo, famili, genus dan spesies. Kita akan meninggalkan mereka untuk artikel lain. Filum adalah pemisahan semua hewan ke dalam kelompok yang lebih kecil yang dikenali berdasarkan beberapa karakteristik unik yang ditemukan di dalamnya. Setelah Anda terbiasa dengan filum Anda harus secara otomatis dapat mengukur hewan mana jatuh ke mana.
Sumber : http://www.sridianti.com/klasifikasi-kingdom-hewan-animalia.html

A. Ciri-Ciri Kingdom Animalia:
Anggota kingdom animalia memiliki ciri-ciri yang yang membedakannya dengan kingdom-kingdom lain, seperti:

1. Hewan merupakan organisme eukariotik multiseluler.
2. Bersifat heterotrofik, berbeda dengan tumbuhan yang bisa memproduksi makanan sendiri lewat fotosintesis (autotrof), hewan tidak bisa memproduksi makanan sendiri sehingga akan memakan bahan organik yang sudah jadi.
3. Tidak memiliki dinding sel, komponen terbesar sel hewan tersusun atas protein struktural kolagen.
4. Memiliki jaringan saraf dan jaringan otot sehingga bisa aktif bergerak (bersifat motil).
5. Sebagian besar bereproduksi secara seksual.
6. Siklus hidup didominasi oleh bentuk diploid (2n).

B. Struktur Tubuh Animalia:
Dalam klasifikasi kingdom animalia, paling tidak ada dua ciri yang membedakan struktur tubuh suatu hewan. Dua ciri tersebut antara lain berdasarkan simetri tubuh dan lapisan tubuh.

1. Simetri tubuh

Berdasarkan simetri tubuhnya, hewan dapat dibedakan menjadi hewan yang memiliki simetri tubuh bilateral dan hewan yang memiliki simetri tubuh radial.

  • Simetri Bilateral, adalah hewan yang bagian tubuhnya tersusun bersebelahan dengan bagian lainnya. Jika diambil garis memotong dari depan ke belakang, maka akan terlihat bagian tubuh tubuh yang sama antara kiri dan kanan. Hewan yang bersimetri bilateral selain memiliki sisi puncak (oral) dan sisi dasar (aboral), juga memiliki sisi atas (dorsal) dan sisi bawah (ventral), sisi kepala (anterior) dan sisi ekor (posterior), serta sisi samping (lateral).
  • Simetri Radial, adalah hewan yang memiliki lapisan tubuh melingkar (bulat). Hewan dengan simetri radial hanya memiliki dua bagian, yaitu bagian puncak (oral) dan bagian dasar (aboral). Hewan yang bersimetri radial disebut sebagai radiata, hewan yang termasuk dalam kelompok ini antara lain porifera, cnidaria, dan echinodermata.

2. Lapisan Tubuh

Dalam perkembangannya menjadi individu dewasa, hewan akan membentuk lapisan tubuh. Berdasarkan jumlah lapisan tubuhnya, hawan dikelompokkan menjadi diploblastik dan tripoblastik.

  • Hewan Diploblastik, adalah hewan yang memiliki dua lapis sel tubuh. Lapisan terluar disebut dengan ektoderma, sedangkan lapisan dalam disebut dengan endoderma. Contoh dari hewan diploblastik adalah cnidaria.
  • Hewan Triploblastik, adalah hewan yang memiliki tiga lapis sel tubuh. Lapisan terluar disebut eksoderma, lapisan tengah disebut mesoderma, dan lapisan dalam disebut endoderma. Ektoderma akan berkembang menjadi epidermis dan sistem saraf, mesoderma akan berkembang menjadi kelenjar pencernaan dan usus, sedangkan endoderma akan berkembang menjadi jaringan otot.

3. Rongga Tubuh (selom)

Hewan triploblastik masih dapat diklasifikasikan lagi berdasarkan rongga tubuh (selom) yang dimilikinya. Rongga tubuh pada hewan sendiri dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu aselomata, pseudoselomata, dan selomata.

  • Aselomata, adalah hewan bertubuh padat yang tidak memiliki rongga antara usus dengan tubuh terluar. Hewan yang termasuk aselomata adalah cacing pipih (Platyhelmintes).
  • Pseudoselomata, adalah hewan yang memiliki rongga dalam saluran tubuh (pseudoselom). Rongga tersebut berisi cairan yang memisahkan alat pencernaan dan dinding tubuh terluar. Rongga tersebut tidak dibatasi jaringan yang berasal dari mesoderma. Hewan yang termasuk pseudoselomata adalah Rotifera dan Nematoda.
  • Selomata, adalah hewan berongga tubuh yang berisi cairan dan mempunyai batas yang berasal dari jaringan mesoderma. Lapisan dalam dan luar dari jaringan hewan ini mengelilingi rongga dan menghubungkan dorsal dengan ventral membentuk mesenteron. Mesenteron berfungsi sebagai penggantung organ dalam. Selomata sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yaitu protoselomata dan deutroselomata. Contoh hewan yang termasuk protoselomata antara lain Mollusca, Annelida, dan Arthropoda. Sedangkan hewan yang termasuk dalam deutroselomata antara lain Echinodermata dan Chordata.
Sumber : http://iwak-pithik.blogspot.com/2012/05/kingdom-animalia-dunia-hewan.html

KINGDOM ANIMALIA (DUNIA HEWAN)

  • Kingdom animalia adalah organisme yang memiliki ciri eukaryotik, multiseluler, tidak memiliki klorofil dan dinding sel, hidup heterotrof (memperoleh makanan dari organisme lain), dan  dapat bergerak pindah tempat/bebas untuk memperoleh makanan dan mempertahankan hidupnya,
  • Kingdom animalia terdiri dari kelompok invertebrata (hewan tidak bertulang belakang) dan vertebrata (hewan bertulang belakang). 
  • Pembagian kelompok hewan ini berdasarkan adanya : penyokong tubuh (notocord), tulang belakang (vertebrae), jenis rongga tubuh, sistem tubuh, otot dan pergerakan serta penutup tubuh.
  • Terkait hal tersebut beberapa istilah yang berhubungan dengan dunia hewan, yaitu :
  1. parazoa (tubuh tidak memiliki jaringan)
  2. eumetazoa (tubuh sudah memiliki jaringan)
  3. Simetri radial (jika hewan dipotong melalui sumbu pusat hewan, ke arah manapun akan membagi tubuh hewan menjadi 2 atau lebih bagian yang sama. Hewan ini hanya memiliki tubuh dorsal/bagian atas dan ventral/bawah, dan tigak memiliki bagian anterior/depan dan posterior/belakang).
  4. Simetri bilateral (jika dopotong melalui sumbu pusat hewan, atau jika di ambil garis memotong lewat mulut dan anus, akan di dapatkan bagian yang sama antara sisi kiri dan sisi kanan. (lihat gambar di atas) 
  5. Lapisan embrional adalah lapisan yang terbentuk saat perkembangan embrio, yang akan berdeferensiasi membentuk jaringan atau organ tubuh.
  6. Lapisan embrional terdiri dari la[pisan ektoderm (luar), mesoderm (tengah),endoderm (dalam).
  7. Dipoblastik adalah hewan yang memiliki dua lapisan embrional.
  8. Tripoblastik adalah hewan yang memiliki tiga lapisan embrional.
  9. Selom adalah rongga tubuh
  10. Asemolata artinya hewan yang tidak memiliki rongga tubuh
  11. Pseudoselomata adalah hewan yng memiliki rongga tubuh semu, karena rongga tubuhnya hanya sebagian dibatasi oleh mesoderm (lihat gambar di bawah)
  12. Eksoskeleton adalah rangka luar
  13. Endoskeleton adalar rangka dalam
  14. Rangka hidrostatik artinya rangka tubuh yang dipertahankan oleh tekanan yang berasal dari cairan tubuhnya
INVERTEBRATA (Hewan Tidak Bertulang Belakang)
Invertebrata dikelompokan menjadi delapan filum, yaitu  Porifera, Coelenterata, Plathyhelminhtes, Nemathelminthes, Annelida, Mollusca, Arthropoda dan Echinodermata.

1. Phylum Porifera (Hewan berpori/spons)
Filum ini terdiri dari hewan multisel sederhana yang kebanyakan ditemukan di habitat air. Karakteristik unik porifera adalah bahwa sel-sel mereka disatukan begitu secara longgar sehingga mereka tidak membentuk jaringan. Sebagian besar spons memiliki pori-pori yang dikenal sebagai ostia ditemukan di seluruh tubuh dan memiliki lubang besar di puncak, disebut osculum. Mereka memiliki sebuah kanal yang mendukung asupan makanan dan oksigen, dan memiliki sistem pendukung yang terdiri dari jarum kecil seperti formasi silika, serat spongin dan kalsium. Hebatnya, reproduksi dari kerajaan hewan pada segmen ini mungkin seksual, aseksual atau bahkan tunas. Beberapa contoh porifera adalah: Sycon, Spongilla dan euplectella.
  • Hewan multiseluler (metazoa) ,dengan tubuh berpori, belum membentuk jaringan, memiliki rangka dan saluran air.
  • Tubuhnya asimetri (tidak beraturan)
  • Struktur tubuh terdiri dari sel pinakosit (sebagai pelindung), sel koanosit yang berflagel (untuk menyerap makanan dan oksigen), sel amoebosit (mengedarkan makanan dan oksigen)
  • Hidup secara heterotrof dengan memperoleh makanan dari air yang masuk ke dalam tubuhnya melalui pori
  • Umumnya hidup di laut, melekat pada batu atau benda lainya.
  • Reproduksi secara seksual dengan pembentuksn tunas, gemmulae,dan regenerasi
  • Reproduksi secara seksual dengan pembentukan gamet
  • Mempunyai sistem sirkulasi air yang terdiri dari tiga tipe yaitu ascon, sycon  dan leucon
  1. Ascon : merupakan tipe saluran air dimana lubang-lubang ostiumnya dihubungkan dengan saluran lurus yang langsung menuju ke spongosol (rongga dalam) 
  2. Sycon : merupakan tipe saluran air dimana lubang-lubang ostiumnya dihubungkan dengan saluran yang bercabang-cabang ke rongga-rangga yang berhubungan langsung dengan spongosol 
  3. Leucon :  merupakan tipe saluran air dimana lubang-lubang ostiumnya dihubungkan dengan saluran yang bercabang-cabang ke rongga yang sudah tidak berhubunga langsung dengan spongosol.
Klasifikasi berdasarkan bahan penyusun rangka terbagi menjadi tiga kelas, yaitu Hexactinelida (spikula dari silikat),Demospongiae (spikula dari silikat dengan spongin atau spongin saja), dan Calcarea (spikula dari zat kapur) sumber http://fakhrunita.byethost14.com/porifera.htm

1. Hexactinellida (Hyalospongiae),   memiliki ciri-ciri:
  •  memiliki spikula yang terdiri dari silika
  •  ujung spikula ada 6 berbentuk bintang 
  •  tubuh biasanya berwarna pucat, dan berbentuk vas bunga atau mangkuk 
  •  saluran air tipe sikonoid
  •  hidup soliter di kedalaman 200-1000m
  •  contoh: Euplectella
 2. Demospongiae ,   memiliki ciri-ciri:
  •  rangka tersusun dari serabut spongin 
  •  tubuh berwarna cerah, karena ada pigmen di amoebosit 
  •  bentuk tidak beraturan dan bercabang-cabang 
  •  saluran air tipe leukonid
  •  contoh: Spongia, Hippospongia, Niphates digitalis
3. Calcarae (Calcispongiae)  memiliki ciri-ciri:
  •  rangka tersusun dari kalsium karbonat 
  •  tubuh berwarna pucat, berbentuk vas, dompet, kendi, atau silinder
  •  saluran air tipe askonoid, sikonoid, atau leukonoid
  •  hidup di laut dangkal
  •  contoh: Clathrina, Leucettusa lancifer
  • Peranan sebagai spons mandi atau alat gosok, dan berpotensi senagai obat kangker
2. Phylum Coelenterata (Hewan berongga)
  • Hewan metazoa dipoblastik yang tubuhnya sudah membentuk jaringan, dan memiliki rongga tubuh
  • Tubuhnya simetri radial
  • Berbentuk polip (nempel pada substrat) dan medusa (bergerak bebas) dengan tentakel berpenyengat
  • Memiliki rongga pencernaan (gastrosol), sistem saraf sederhana, dan tidak memiliki sistem eksresi
  • Hidup bebas secara heterotrof dengan menggunakan tentakel untuk meangkap mangsa
  • Habitat umumnya di laut
  • Reproduksi aseksual dengan pembentukan tunas oleh polip
  • Reproduksi seksual dengan pembentukan gamet oleh medusa (lihat gb . siklus hidup obelia)
  • Klasifikasi berdasarkan bentuk dominan dalam siklus hidup, dibedakan menjadi tiga kelas yaitu Hydrozoa , Scyphozoa dan Anthozoa (lihat gambar di bawah ini)
  • Peranan merupakan komponen utama pembentuk terumbu karang sebagai tempet hidup berbagai jenis hewan dan ganggang
 Kelas Hydrozoa (yunani, hydro =air, zoa =hewan)
  • Contoh hydrozoa adalah Obelia, Hydra dan Pysalia
  • Obelia hidup berkoloni di laut, berbentuk polip dan medusa
  • gambar siklus hidup obelia :
Keterangan siklus hidup obelia :
  • Polip Obelia (2n) bereproduksi aseksual dengan tunas yang tetap melekat pada induknya, sehingga membentuk koloni .
  • Di dalam koloni, polip ada 2 jenis, yaitu polip yang memiliki tentakel (untuk makan), dan polip yang tidak memiliki tentakel (untuk reproduksi membentuk medusa)
  • Medusa (2n), kemudian lepas dari polip dan tumbuh dewasa
  • Medusa dewasa menghasilkan sperma (n) dan telur (n), yang dilepaskan ke air
  • Terjadi fertilisasi eksternal di air yang menghasilkan zygot (2n)
  • Zygot berkembang menjadi larva bersilia yang disebut Planula
  • Planula menempel di dasar laut dan tumbuh jadi polip dewasa
Kelas Scyphozoa (yunani, scypho =mangkuk, zoa=hewan)
  • memiliki bentuk dominan berupa medusa , yang dikenal dengan ubur-ubur
  • Siklus hidup adalah :
Kelas Anthozoa (Yunani, anthos =bunga, zoa=hewan)
  • memiliki banyak tentakel yang berwarna-warni, seperti bunga
  • tidak memiliki bentuk medusa, hanya berbentuk polip
  • hidup di laut dangkal, soliter ataupun koloni
  • contoh: Tubastrea (koral atau karang), Urticina (anemon laut)
  • Rangka koral tersusun dari zat kapur, koloninya membentuk terumbu karang atau pulau karang
3. Phylum Platyhelminthes ( Cacing pipih)
  • Hewan triploblastik aselomata dengan tubuh simetri bilateral berbentuk pipih
  • Memiliki sistem saraf, sistem pencernan dengan satu lubang, tidak memil;iki sistem sirkulasi, respirsi dan eksresi
  • Hidup bebas di laut, air tawar, tempat lembab, atau parasit dalam tubuh hewan dan manusia
  • Reproduksi aseksual dengan fragmentasi yang diikuti regenersi
  • Bersifat hermafrodit, reproduksi seksual, secara sendiri atau silang
  • Terbagi menjadi tiga kelas ,yaitu Turbelaria (cacing berambut getar), Trematoda (c. isap) dan Cestoda (c, pita)
Kelas Turbelaria (cacing berambut getar)
  • Contoh Turbelaria adalah Dugesia, yang memiliki daya regenerasi yang sangat tinggi.
  • Regenerasi merupakan kemampuan makhluk hidup untuk menggantikan bagian tubuhnya yang rusak atau hilang. lihat gambar  :
Kelas Trematoda (cacing isap)
  • Memiliki alat pengisap, bersifat parasit, contohnya Fasciola hepatica (Cacing hati)
  • Perhatikan gambar daur hidup cacing hati :
  • Skema pada gambar di atas adalah : Cacing dewasa pada hati bertelur---> telur keluar bersama tinja----> menetas menjadi mirasidium (larva 1)-----> masuk tubuh siput air tawar (lymnea) ----> sporokista ----> Redia (larva 2)-----> serkaria ----> ke luar dari siput -----> menempel pada tumbuhan atau rumput air ------> metaserkaria (cacing muda)------> termakan hewan ternak----> masuk kehati.
Kelas Cestoda (cacing pita)
  • Cacing pita bersifat parasit pada usus halus manusia
  • Inang perantaranya adalah sapi pada Taenia saginata dan babi pada Taenia solium
  • Untuk menghindari infeksi cacing tersebut adalah memasak dengan matang daging yang dimakan
4. Phylum Nemathelmynthes ( Cacing Benang)
  • Hewan tripoblastik pseudocelomata, tubuh simetri bilateral, berbentuk bulat panjang, dilapisi kutikula, memiliki sistem pencernaan lengkap, sistem sirkulsi oleh cairan pseudoselomata, tidak memiliki sistem respirsi dan eksresi
  • Hidup bebas atau parasit
  • Hidup di tanah becek,dasar perairan tawar atau laut bebas, parasit dalam tubuh manusia, hewan dan tumbuhan
  • Reproduksi secara seksual
  • Contoh : Cacing perut, , c.tambang, c. filaria, c. kermi, dan c.Trichinella
Ascaris lumbricoides (cacing perut)
  • Awasss..., cacing perut dapat bertelur 200 ribu perhari lho, jika ada 5 ekor saja, maka jumlahnya bisa mencapai 1 juta perhari, mengerikan....,  perhatikan gambar di atas  di dalam usus seorang anak terdapat setengah kg cacing . Selengkapnya klik dokter disini http://klikdokter.com/healthnewstopics/read/2010/05/07/150275/sumbatan-usus-anak-oleh-1-2-kg-cacing-gelang
  • Perhatikan siklus hidup Ascaris : Cacing dewasa hidup diusus halus dan bertelur--->telur keluar melalui feces manusia---> menempel pada tanaman-->termakan manusia--->usus halus (18 hari) --paru-paru menetas dan berkembang jadi cacing dewasa (10-14 hari)----> menembus alveoli, masuk bronkus, kerongkongan----> usus halus (dapat hidup 2-3 tahun)
Ancylostoma duodenale (cacing tambang)
  • Hidup dipertambangan daerah tropis
  • Parasit  dengan menyerap darah dan cairan di usus halus manusia
  • Ukuran jantan 9mm dan betina 12 mm
  • Perhatikan siklus hidupnya :
Wuchereria brancrofti (cacing filaria/rambut)
  • Tempat hidup dalam pembuluh limfa
  • Menyebabkan penyakit kaki gajah (elefantiasis) yaitu pembengkakan tubuh, yang terjadi akibat akumulasi cairan limpa di dalam pembuluh limfa yang tersumbat oleh cacing filaria.
  • Cacing masuk ke tubuh ditularkan oleh gigitan nyamuk culex
  • Perhatikan skema daur hidupnya :
Oxyuris vermicularis (cacing kremi)
  • ukuran 10-15 mm
  • Hudup di usus besar manusia
  • Infeksi cacing kremi terjadi secara autoinfeksi (menginfeksi dirinya sendiri, tanpa inang perantara)
  • Telur dapat tertelan , bila kita memakan makanan yang terkontaminasi telur cacing,
  • Perhatikan skema siklus hidupnya :
Trichinella spiralis (cacing otot)
  • Hidup pada otot manusia
  • Menyebabkan penyakit trichinosis, (kerusakan otot)
5. Annelida (Cacing Gelang)
  • Hewan tripoblastik selomata, tubuh simetri bilateral bersegmen, memiliki otot, sistem pencernaan lengkap, sistem sirkulasi, sistem saraf tangga tali, dan sistem eksresi, tidk memiliki sistem respirasi, bersifat hermafrodit atau gonokoris
  • Hidup bebas di dasar laut, perairan tawar, tanah dan tempat-tempat lembab atau parasit pada tubuh vertebrata
  • Reproduksi secara aseksual dengan fragmentasi kemudian beregenerasi dan seksual dimana testis dan ovarium ada yang terdapat pada satu individu (hermafrodit), ada juga yang terpisah (gonokoris)
  • Terbagi menjadi tiga kelas Polychaeta. Oligochaeta, Hirudinea (lintah)
Kelas Polychaeta (Annelida berambut banyak)
  • Polychaeta pada setiap segmen tubuhnya memiliki sepasang struktur seperti dayung yang disebut parapodia sebagai alat gerak, dan berfungsi juga sebagai insang untuk bernapas
  • ada tiap parapodia terdapat seta (rambut kaku)
  • Contoh : cacing palolo dan cacing wawo, yang dapat dikonsumsi oleh orang di kepulauan Maluku
Kelas Oligochaeta (Annelida berambut sedikit)
  • Cacing tanah makan dengan cara menelan tanah selama menggali, jadi organisme dan bahan organik yang ada dalam tanah akan dicerna, dan ada makanan yang tidak dicerna akan dikeluarkan melalui anus.
  • Sisa buangan ini akan di bawa ke permukaan tanah dan membentuk gundukan kecil yang disebut kascing, yang dapat menggemburkan dan menyuburkan tanah 
Kelas Hurudinea (lintah)
  • Hirudinea ada yang bersifat  ektoparasit di permukaan tubuh inangnya untuk mengisap darah dan ada yang hidup bebas dengan memakan invertebrata kecil, seperti sifut
  • contoh pacet dan lintah yang memiliki rahang seperti silet untuk merobek kulit inang , kemudian mengeluarkan zat anastesi, dan juga mgaluarkan hirudin, (anti anti penggumpalan), sehingga lintah mengisap darah sebanyak mungkin
  • Lintah dapat di gunakan untuk pengobatan penyakit mengeluarkandarah kotor dan bisul.
6. Mollusca (hewan lunak)
  • Hewan tripoblastik selomata dengan simetri bilateral, bertubuh lunak,
  • Hidup bebas di laut, air tawar atau darat
  • Tubuh terdiri dari kaki, massa viseral,dan mantel, bercangkang,
  • Sistem pencernaan lengkap, sistem sirkulasi terbuka atau tertutup, sistem saraf terdiri dari ganglion dan serabur saraf, resfirasi dengan insang atau rongga mantel, eksresi dengan nefridia
  • Reproduksi seksual secara internal atau eksternal, dn bersift dioseus atau monoseus
  • Terbagi menjadi tiga kelas yaitu Gastropoda (kaki di perut), Pelecypoda (kaki pipih seperti kampak), Cephalopoda (kaki di kepala)
  • Peranan moluska yang menguntungkan sebagai bahan makanan, perhiasan, sedangkan yang merugikan merupakan hama tanaman (bekicot), dan perantara penyakit cacing hati (Lymnea)
Kelas Gastropoda (kaki di perut)
  • Gastrpoda (latin, gaster= perut, podos =kaki) adalah kelompok hewan yang menggunakan perut sebagai alat derak /kaki
  • Ex : siput air (Lymnea sp), bekicot (Achatina fulica)
Kelas Pelecypoda (kaki pipih seperti kampak)
  • memiliki dua buah cangkang pipih setangkup sehingga disebut bivalvia
  • Cangkang tersusun dari lapisan perioatakum,prismatik, nakreas
  • Pada tiram mutiara, jika diantara mantel dan cangkangnya masuk benda asing seperti pasir, lama kelamaan akan terbentuk mutiara. Mutiara terbentuk karena benda asing terbungkus oleh hasil sekresi lapisan cangkang nakreas
  • Memiliki insang berbentuk lembaran yang disebut lamellibranchiata
Kelas Cephalopoda (kaki di kepala)
  • memiliki kantong tinta, yang berisi cairan seperti tinta berwarna hitam, untuk melindungi diri musuh, caranya jika terancam oleh musuh maka cairan tinta akan dikeluarkan melalui anus yang terletak di kepala
  • makanan berupa kepiting, ikan atau invertebrata lainnya
  • contoh : cumi-cumi (loligi sp), gurita (Octopus sp), sotong (Sepia officinalis)
7.  Filum Arthropoda ( hewan kaki beruas)
  • Hewan tripoblastik selomata, simetri bilateral, memiliki kaki dan tubuh beruas
  • Hidup deberbagai habitat secara bebas, parasit, komensal atau simbiotik
  • Tubuh terdiri dari caput (kepala), toraks (dada),dan abdomen (perut), berangka luar(eksoskeleton), jumlah anggota tubuh beragam
  • Sistem indra berkemang baik, sistem saraf tangga tali, sistem pencernaan lengkap, eksresi menggunakan tubula malphigi atau dibantu kelenjar eksresi tertentu, respirasi dngan insang, paru-paru buku atau trakea, sistem sirkulasi terbuka artinya darah tidak selalu mengalir di dalam pembuluh darah 
  • Bersifat deoseus, reproduksi seksual secara internal
  • Mengalami eksdisis atau molting yaitu tahap pengelupasan eksoskeleton, sebagian bermetamorfosis
  • Reproduksi secara aseksual ada yang mengalami partenogenesis yaitu pembentukan individu baru tanpa melalui fertilisasi (pembuahan) dan individu yang dihasilkan bersifat steril terjadi pada lebah madu jantan, tawon dan semut, dan seksual dengan pembentukan gamet
  • Terbagi menjadi empat kelas berdsarkan srtuktur tubuh dan kaki, yaitu Arachnoidea, Myriapoda, Crustacea, dan Insecta
1. Kelas Arachnoidea (laba-laba)
  • Arachnoidea terbagi menjadi tiga ordo yaitu Arachnida, Scorpionida dan Acarina
Arachnida
Scorpionida
Acarina
  • Scorpionida memiliki alat penyengat beracun pada segmen terakhir, contoh kalajengking (Uroctonus mondax)
  • Arachnida , contoh laba-laba serigala (Pardosa amenata), memiliki ciri-ciri tubuh terdiri dari sepalotoraks (kepala-dada menyatu) dan abdomen abdomen yang tidak bersegmen, memiliki sepasang  kalisera (alat sengat), sepasang pedipalpus (capit).Pada bagian posterior abdomen terdapat spinered yaitu organ berbentuk kerucut dan dapat berputar bebas. Dalam spinered terdapat spigot merupakan lubang pengeluaran kelenjar benang halus yang mensekresikan cairan yang mengandung protein elastik, yang akan mengeras di udara membentuk benang halus untuk menjebak mangsa (sarang laba-laba). respirasi dengan paru-paru buku (trakea), eksresi dengan tubula malpighi ataupun dengan kelenjar koksal.
  • Acarina memiliki tubuh yang sangat kecil, contoh caplak (tungau)
Kelas Myriapoda (berkaki banyak)
  • Myriopoda terbagi menjadi dua ordo yaitu Chilopoda dan Diplopoda
  • Contoh chilopoda adalah kelabang (Csutigera sp).Pada tiap segmen tubuhnya terdapat sepasang kaki dan spirakel (liubang respirasi). pasangan pertama kaki termodifikasi menjadi alat penyengat beracun.
  • Diplopoda atau kaki seribu atau keluwing, bersifat herbivora dan pemakan sisa organisme, tiap segmen tubuh memiliki dua pasang kaki dan dua pasang spirakel, tidak memili,alat penyengat, bila diganggu tubuhnya akan menggulung.
Kelas Crustacea
  • Crustaceae (Latin,crusta = kulit); memiliki kulit (eksoskeleton) yang keras
  • Terbagi menjadi dua subkelas yaitu Entomostraca dan Malacostraca
  • Entomostraca merupakan crustacea mikroskopis, contoh daphnia
  • Malacostraca, contohnya udang dan kepiting
Kelas Insecta (serangga)
  • Disebut Hexapoda (kaki berjumlah enam buah)
  • Tubuh terdiri dari bagian kaput(kepala), toraks (dada) , perut (abdomen)
  • Pada caput terda[pat sepasang antena, mata majemuk (mata faset/ mata majemuk) yaitu mata yang terdiri dari banyak inti fokus) dan mata tunggal (oseli)
  • Serangga mengalami metamorfosis, yaitu perubahan bentuk dan ukuran tubuh saat berkembang dari muda menjadi dewasa. Ada dua macam metamorfosis, yaitu
  1. metamorfosis sempurna (holometabola)
  2. metamorfosis tidak sempurna (hemimetabola)
  • Metamorfosis sempurna adalah perkembangan insecta dimana setiap tahap menunjukan perubahan bentuk yang sangat berbeda (4 tahap pertumbuhan), yaitu telur-larva-pupa dan dewasa. Terjadi pada kupu-kupu dan nyamuk.
  • Metamorfosis tidak sempiurna adalah tahap perkembangan insecta dimana insecta muda yang menetas mirip dengan induknya, hanya ada organ yang belum  muncul seperti sayap (3 tahap pertumbuhan), yaitu telur- nimfa-dewasa. Terjadi pada belalang, kecoa, jangkrik, capung
8.  Filum Echinodermata (Hewan berkulit duri)
  • Hewan tripoblastik selomata, simetri bilateral, permukaan tubuh berduri,
  • Habitat hidup bebas di dasar laut
  • Duri tumpul atau runcing, memiliki sistem ambulakral,saraf sistem sarap berupa cincin  sarap yg bercabang, sistem pencernaan lengkap.tidak memiliki sistem eksresi, resfirai dengan insang pada rongga tubuh, sistem sirkulasi dengan cairan rongga tubuh
  • Bersifat dioseus, reproduksi seksual secara eksternal, dpat beregenersi
  • Terbagi menjadi lima kelas yaitu Asteroidea, Ophiuroidea, Echinoidea, Holothuroidea dan Crinoidea

9. Filum Chordata. Terbagi menjadi tiga subfilum yaitu:
  1. Subfilum Urochordata (Tunikata), yaitu tidak memiliki notokord, tali saraf dan ekor saat dewasa, hidup di dasar laut
  2. Subfilum Cephalochordata (Lancelet), memiliki notokord di bagian kepala, teli saraf, ekor dan celah faring
  3. Subfilum vertebrata,  penyokong tubuh (notokord)  di tulang belakang
  • Vertebrata adalah kelompok hewan yang memiliki vertebrae memanjang pada bagian dorsal dari kepala hingga ekor
  • Tubuh terdiri atas kepala, badan, dua pasang anggota badan,kulit tersusun atas epidermis dan dermis, endoskeleton terdiri atas tulang atau tulang rawan, memiliki sistem pencernaan
  • alat eksresi ginjal, respirasi dengan kulit dan paru-paru,sistem peredaran darah tertutup
  • Hidup diberbagai habitat, di darat maupun diperairan
  • Berdasarkan ada tidaknya rahang terbagi menjadi dua superkelas, yaitu Agnatha dan Gnatostomata
  • Gnataostomata terbagi menjadi 5 kelas, yaitu pisces (ikan), Amphibia, Reptilia, Aves dan Mamalia
  1. Agnatha (tidak memiliki rahang) dengan ciri berbadan panjang dan ramping (seperti belut), contoh Lamprey dan Hagfish
  2. Gnathostomata (memiliki rahang bersendi yang dapat digerakan ke atas ke bawah, terbagi menjadi enam kelas yaitu :
  • Chondrichthyes (ikan bertulang rawan), ex : Hiu dan Pari
  • Osteichthyes (ikan bertulang keras),  memiliki ciri :sisik sikloid dan stenoid,operculum,gelembung renang, poikiloterm, respirasi dengan insang, peredaran darah tertutup, jantung 2 ruang, ex :kuda laut, ikan nila, ikan gabus dll
  • Amphibia (hidup di dua tempat di darat dan di air), memiliki ciri fase larva di air (insang), fase dewasa di darat (paru dan kulit), permukaan kulit basah oleh lendir, poikiloterm, fertilisasi eksternal, jantung 3 ruang, terbagi menjadi 3 ordo yaitu Anura (katak, kodok), Urodella (salamander), Apoda (Caicilia)
  • Reptilia (hewan melata), memiliki ciri : tubuh terbuat dari sisik yang terbuat dari zat tanduk, respirasi dengan paru-paru,poikiloterm, mengalami pergantian kulit (kornifikasi),jantung terdiri dari 4 ruang dengan sekat yang belum sempurna, fertilisasi internal,telur dilapisi oleh cangkang, terbagi menjadi 3 ordo yaitu Crocodilia (buaya dan aligator), squamata (kadal dan ular), Testudinata (kura-kura dan penyu)
  • Aves ( burung), memiliki ciri : tubuh dilindungi oleh bulu, punya sepasang sayap , paruh, Homoioterm, ovivar, respirasi paru-paru dan kantung udara, jantung terdiri 4 ruang sempurna, ex : elang, penguin, bebek dll
  • Mamalia (hewan menyusui), memiliki ciri, permukaan tubuh ditutupi oleh rambut, memiliki glandula mamae (kelenjar susu), vivivar, jantung 4 ruang (sekat sempurna), homoiterm, 4 anggota gerak, respirasi paru-paru, memiliki gigi.
- Terdiri atas 3 sub kelas :

  1. Prototheria: Ordo Monotremata (Bertelur)
      Ex: Plathypus (Ornithorhynchus sp), Echidna (Tachyglossus sp)
  2. Metatheria
      Ordo: Marsupialia (Hewan Berkantung)
      OPASUM, KANGURU, TASMANIA
  3.  Eutheria (Mamalia Berplasenta)
      carnivora, rodentia, cetacean, chiroptera

Keterangan :

Hewan berdarah dingin atau disebut juga Poikiloterm adalah hewan yang suhu tubuhnya kira-kira sama dengan suhu lingkungan sekitarnya [1]. Poikiloterm suhu tubuhnya dipengaruhi oleh lingkungan. Suhu tubuh bagian dalam lebih tinggi dibandingkan dengan suhu tubuh luar. Yang termasuk dalam Poikiloterm adalah bangsa Ikan, Reptil, dan Amfibi.[2

Homoiterm adalah hewan berdarah panas. Pada hewan homoiterm suhunya lebih stabil, hal ini dikarenakan adanya reseptor dalam otaknya sehingga dapat mengatur suhu tubuh. Hewan homoiterm dapat melakukan aktivitas pada suhu lingkungan yang berbeda akibat dari kemampuan mengatur suhu tubuh. Hewan homoiterm mempunyai variasi temperatur normal yang dipengaruhi oleh faktor umur, faktor kelamin, faktor lingkungan, faktor panjang waktu siang dan malam, faktor makanan yang dikonsumsi, dan faktor jenuh pencernaan air. [1] [2]Hewan berdarah panas adalah hewan yang dapat menjaga suhu tubuhnya, pada suhu-suhu tertentu yang konstan biasanya lebih tinggi dibandingkan lingkungan sekitarnya. Sebagian panas hilang melalui proses radiasi, berkeringat yang menyejukkan badan. Melalui evaporasi berfungsi menjaga suhu tubuh agar tetap konstan. 
contoh : burung dan mamalia

Daftar rujukan gambar
http://en.wikipedia.org/
http://fitrianapipite.blogspot.com/
http://budisma.web.id/materi/sma/kelas-x-biologi/klasifikasi-struktur-jaringan-tubuh-porifera/
http://fakhrunita.byethost14.com/klasifikasi.htm
http://tyiiaanggina.blogspot.com/2011/04/mengintip-ulah-cacing-pada-manusia-hii.html
http://tanamanherba.com/penyakit-pencernaan/cacing-kremi-oxyuriasis.html
http://www.docstoc.com/docs/107475529/Phylum-Echinodermata
http://other95.blogspot.com
http://www.hi-techmall.org/ckids/blogspot.com
http://makeyousmarter.blogspot.com
http://smat.kridanusantara.com/lms/biologi/animalia/chordata.html
Biologi Jl. 3 Ed. 5 - Page 151 - Google Books Result
http://duniasirkusdannie.files.wordpress.com
http://bempspendidikanbiologi.blogspot.co

Sumber : http://fitri-smanda.blogspot.com/2013/03/kingdom-animalia-dunia-hewan.html

Itu tadi artikel mengenai Klasifikasi Kingdom Animalia/Dunia Hewan Lengkap. Semoga bermanfaat. Sekian.